Perkembangan C++
Brian W. Kernighan dan Denis M. Ritchie
dari perusahaan Bell Lab. menciptakan bahasa C yang diterapkan pada sistem
operasi Unix. C merupakan bahasa tingkat menengah (Middle Level Language).
Kemudian pada tahun 1983, Bjarne
Stroustrup dari Bell Lab. AT&T memperkenalkan bahasa “a better C”, kemudian
bahasa tersebut diberi nama oleh Rick Mascitti dengan nama C++. Pengertian ++
merupakan simbol operator peningkatan dari bahasa sebelumnya yaitu C. C++ lebih
berorientasi objek dibanding dengan C yang masih terstruktur. Namun Bahasa C++
masih merupakan bahasa hybrid, yang berarti peralihan dari bahasa terstruktur
menjadi bahasa pemrograman berorientasi obyek (PBO) atau yang sering disebut
dengan OOP (Object Oriented Programming).
C++ memiliki sifat powerfull and flexible language, portable language, popular language,
dan modular programming. Didalam perkembanganya C++ memiliki beberapa jenis
untuk dioperasikan pada processor dan sistem operasinya, seperti Microsoft C/C++,
Borland Turbo C/C++, Lattice C.
C++ juga merupakan bahasa penerjemah
yang seluruh instruksinya diterjemahkan sekaligus, kemudian dilakukan proses
kompilasi untuk pelaksanaannya dan disebut Compiler.